MENAJEMAN AKSI MASSA I
1. Beberapa macam model aksi
Ada
beberapa model aksi:
Model akasi adalah pola ruang yang di pakai dalam
aktifitas aksi. Model aksi menetukan pelibatan massa, terhadap aksi, dan
target aksi.
-
tatsis: terbuka dan tertutup
-
Aksi di namis : dinamis terbuka dan tertutup.
Kasi statis adalah
aksi yang hanya mengunkan satu space (ruang) aksi dan tidak melakukan
mobilisasi ke ruang aksi lain. Atatis terbuka berarti aksi di lakukan pada satu
ruang aksi dan melibatkan elemen atau orang lain di luar komunitas aksi. Statis
tertutup berarti aksi di lakukan pada satu ruang aksi dan tidak melibatkan
element lain.
Aksi
dinamis adalah modela aksi yang mengunakan ruang aksi lebih dari
satu dan melakukan mobilisasi aksi ke ruang aksi lain. Dinamis terbuka berarti
aksi di lakukan dari satu ruang ke ruang aksi lain dan melibatkan elemen atau
organ lain. Dinamis tertutup berarti aksi yang di lakukan pada bebrapa dan
tidak melibatkan organ atau elemen lain.
2. Perangkat aksi” dan pembagian tugasnya
Perangkat aksi adalah kumpulan orang baik secara
personal maupun dalam bentuk satuan dan devisi kerja dan menjadi bagian pelopor
gerak sebuah aksi massa perangkat aksi adalah penangungjawab tertinggi atas
keselamatan seluruh masa aksi mulai dari fase star-aksi-finis sampai paska
aksi. Perangkat aksi memiliki system komando dan kordinasi yang mengatur proses
komunikasi, delegasi wewenag, control proses, dan pertanggungjawaban. Aksi yang
baik adalah aksi yang memiliki kejelasan perangkat aksi. Jumlah total
perangkat. Aksi sangat di tentukan oleh kebutuhan lapangan, target aksi, dan
estimasi massa. Dua hal yang harus di
pahami oleh seorang kader gerakan posisi dan fungsi setiap perangkat.
Struktur
perangkat aksi dalam formasi utuh
1. Jendral lapangan
Fungsi: jendral
lapangan adalah pemimipin tertingi dalam massa akis. Keputusan tertingi atas
arah dan prubahan mobilisasi aksi berada di tangan JenLap. Komando aksi dalam
bentuk instruksidi berikan oleh jenlap setelah menerima informasi dari
perangkat aksi struktur bawah sesuai devisi dan gugus tugas berukut.
Posisi: jenlap
berada di luar barisan massa aksi hal ini di lakukan agar jenlap dapat
memberikan konklusi objektif atas sirkulasi mobilisasi aksi selanjutnya
mengeluarkan intruksi aksi. Untuk proteksi keamanan maka jenlap di damping
minimal oleh seorang special security.
Catatan; jenlap di
butuhkan jika massa aksi lebih dari 500 orang jika kurang maka cukup dengan
korlap saja.
2. Kordinator lapangan
Fungsi: kordinator
lapangan di singkat korlap adalah pemimpin tertinggi dalam barisan massa aksi,
seluruh aktifitas lapangan aksi massa di kordinasi sepenuhnya oleh korlap semua
perangkat aksi memberikan laporan mobilisasi aksi dari yang umum sampai ke
khusu ke korlap sebelum informasi lapangan di terima oleh jenlap maka semua
perangkat aksi melaporkan terlebih dahulu ke korlap.
Posisi: berada
dalam barisan massa aksi dengan posisi bebas dan di damping spesia sekuruty.
3. Wakil kordinator lapangan
Fungsi: membantu
kerja korlap dalam mobilisasi aksi, jika korlap berhalangan tetap, di culik atau
melakukan penghiyanatan aksi-tidak sesuai setingan aksi- maka wakorlap
mengambil alih pemimpn tertinggi massa aksi.
Posisi: di dalam
barisan massa aksi dengan posisi bebas
4.
Dinamisator
lapangan
Fungsi: dinlap
bertugas untuk melakukan dinamisasi massa aksi mulai dari star sampai aksi di
nyatakan selasai oleh korlap, saat massa aksi bergerak maka megfon atau
sejenisnya berada di tangan dinlap.
Posisi: jumlah
dinlap disesuaikan dengan estimasi massa aksi dan kemudian di bagi agar massa
dapat terorganisir dengan baik.
5.
Simpul
massa
Fungsi : menjadi
pemimpin tertingi pada simpul-simpul organ yang beraliasi dalam aksi massa, jika
infiltran yang masuk maka simpul massa menginformasikan hal tersebut ke korlap
dan special sakurity
Posisi: berada
dalam lingkaran masing-masing.
6.
Asisten
territorial
Fungsi: melakukan
strilisasi area, objek dan rute yang akan di lalui oleh massa aksi. Jika
terjadi blockade atau brikade aksi dari kelompok kontraproduktif (polisi,
satgas, milisi sipil, dan tentara) maka segera di informasikan ke korlap.
Posisi: pada saat
massa aksi move aster berada minimal 10 meter di depan barisan massa aksi.
7.
Negosiator
Fungsi: melakukan
negosiasi terhadap pemimpin tertinggi dari kelompok kontraproduktif pada saat
terjadi blockade aksi atau pada pimpinan institusi atau lembaga yang menjadi
objek aksi. Negosiator harus memiliki mental pemenang dan tidak terpengaruh
dengan suasana lapangan atau situasi forum seburuk apapun. Jika negosiasi gagal
negosiator langsung member tahu korlap.
Posisi: pada saat
massa aksi move negosiator dalam barisan aksi dengan posisi bebas
8.
Destroyer
Fungsi: destroyrt adalah barisan orang-orang terkeuat dalam massa aksi
di pergunakan sebagai barisan terdepan saat terjadi blockade aksi oleh kelompok
kontaraproduktif. Jika negosiator gagal dan korlap menginstruksikan agar
blockade aksi haus di buka atau di jebol maka proses full body contact dengan
blockade siap di mulai leh destroyer di bawa komando tetap korlap.
Posisi: pada massa
aksi move tim destroyer bias mengambil posisi pada saf ke lima dari depan.
Ketika ada instruksi dari korlap untuk merapa maka destroyer bergerak ke depan
barisan aksi.
9. Special security
Fungsi : bertgas
untuk mengamankan barisan massa aksi dari para infiltran. Selain itu mengawal
secara khusus pemimpin tertingi aksi dan barisan aksi.
Posisi : bergerak
secara bebas dalam massa aksi (mobail) sesuai posisi pemimpin aksi.
10.
Sweeper
Fungsi : mengamankan mobilisasi aksi agar tidak mengangu aktifitas
penguna jalan lain pada saat aksi
Posisi : berada di
depan atau di samping massa aksi.
11.
Kurir
Fungsi : sebagai
penghubung informasi lapangan antara perangkat aksi.
Posisi : berada di
depan massa aksi atau bergerak secara
bebas.
12.
Acara
Fungsi : mengambil
kendali aksi pada saat berada di ojek aksi dan mejalankan tugas sesuai
kesepakatan dalam seting aksi.
Posisi ; bergerak
secara bebas saat massa aksi move, saat berada di ojek aksi mengambil posisi di
depan massa aksi.
13.
Humas
Fungsi : memberikan
ketangan pers baik melalui press realeiss, proses konfrens pada media massa
baik cetak maupun elektornik seputar issu dan tuntuta aksi sebelumnya.
Posisi : humas
bergerak bebas saat masa aksi bergerak.
r000n0qipup226 custom sex doll,realistic sex dolls,dildos,wholesale sex toys,cheap sex toys,vibrators,Male Masturbators,sex chair,couples sexy toys w483k2tnyoq671
BalasHapus