Jumat, 12 September 2014

aksi masa bagian 1




MENAJEMAN AKSI MASSA I

1.     Beberapa macam model aksi
Ada beberapa model aksi:
Model akasi adalah pola ruang yang di pakai dalam aktifitas aksi. Model aksi menetukan pelibatan massa, terhadap aksi, dan target aksi.
-         tatsis: terbuka dan tertutup
-         Aksi di namis : dinamis terbuka dan tertutup.
Kasi statis adalah aksi yang hanya mengunkan satu space (ruang) aksi dan tidak melakukan mobilisasi ke ruang aksi lain. Atatis terbuka berarti aksi di lakukan pada satu ruang aksi dan melibatkan elemen atau orang lain di luar komunitas aksi. Statis tertutup berarti aksi di lakukan pada satu ruang aksi dan tidak melibatkan element lain.
Aksi dinamis adalah modela aksi yang mengunakan ruang aksi lebih dari satu dan melakukan mobilisasi aksi ke ruang aksi lain. Dinamis terbuka berarti aksi di lakukan dari satu ruang ke ruang aksi lain dan melibatkan elemen atau organ lain. Dinamis tertutup berarti aksi yang di lakukan pada bebrapa dan tidak melibatkan organ atau elemen lain.
2.     Perangkat aksi” dan pembagian tugasnya
Perangkat aksi adalah kumpulan orang baik secara personal maupun dalam bentuk satuan dan devisi kerja dan menjadi bagian pelopor gerak sebuah aksi massa perangkat aksi adalah penangungjawab tertinggi atas keselamatan seluruh masa aksi mulai dari fase star-aksi-finis sampai paska aksi. Perangkat aksi memiliki system komando dan kordinasi yang mengatur proses komunikasi, delegasi wewenag, control proses, dan pertanggungjawaban. Aksi yang baik adalah aksi yang memiliki kejelasan perangkat aksi. Jumlah total perangkat. Aksi sangat di tentukan oleh kebutuhan lapangan, target aksi, dan estimasi massa. Dua hal yang harus di pahami oleh seorang kader gerakan posisi dan fungsi setiap perangkat.

Struktur perangkat aksi dalam formasi utuh
1.     Jendral lapangan
Fungsi: jendral lapangan adalah pemimipin tertingi dalam massa akis. Keputusan tertingi atas arah dan prubahan mobilisasi aksi berada di tangan JenLap. Komando aksi dalam bentuk instruksidi berikan oleh jenlap setelah menerima informasi dari perangkat aksi struktur bawah sesuai devisi dan gugus tugas berukut.
Posisi: jenlap berada di luar barisan massa aksi hal ini di lakukan agar jenlap dapat memberikan konklusi objektif atas sirkulasi mobilisasi aksi selanjutnya mengeluarkan intruksi aksi. Untuk proteksi keamanan maka jenlap di damping minimal oleh seorang special security.
Catatan; jenlap di butuhkan jika massa aksi lebih dari 500 orang jika kurang maka cukup dengan korlap saja. 
2.     Kordinator lapangan
Fungsi: kordinator lapangan di singkat korlap adalah pemimpin tertinggi dalam barisan massa aksi, seluruh aktifitas lapangan aksi massa di kordinasi sepenuhnya oleh korlap semua perangkat aksi memberikan laporan mobilisasi aksi dari yang umum sampai ke khusu ke korlap sebelum informasi lapangan di terima oleh jenlap maka semua perangkat aksi melaporkan terlebih dahulu ke korlap.
Posisi: berada dalam barisan massa aksi dengan posisi bebas dan di damping spesia sekuruty.
3.     Wakil kordinator lapangan
Fungsi: membantu kerja korlap dalam mobilisasi aksi, jika korlap berhalangan tetap, di culik atau melakukan penghiyanatan aksi-tidak sesuai setingan aksi- maka wakorlap mengambil alih pemimpn tertinggi massa aksi.
Posisi: di dalam barisan massa aksi dengan posisi bebas
4.     Dinamisator lapangan
Fungsi: dinlap bertugas untuk melakukan dinamisasi massa aksi mulai dari star sampai aksi di nyatakan selasai oleh korlap, saat massa aksi bergerak maka megfon atau sejenisnya berada di tangan dinlap.
Posisi: jumlah dinlap disesuaikan dengan estimasi massa aksi dan kemudian di bagi agar massa dapat terorganisir dengan baik.
5.     Simpul massa
Fungsi : menjadi pemimpin tertingi pada simpul-simpul organ yang beraliasi dalam aksi massa, jika infiltran yang masuk maka simpul massa menginformasikan hal tersebut ke korlap dan special sakurity
Posisi: berada dalam lingkaran masing-masing.
6.     Asisten territorial
Fungsi: melakukan strilisasi area, objek dan rute yang akan di lalui oleh massa aksi. Jika terjadi blockade atau brikade aksi dari kelompok kontraproduktif (polisi, satgas, milisi sipil, dan tentara) maka segera di informasikan ke korlap.
Posisi: pada saat massa aksi move aster berada minimal 10 meter di depan barisan massa aksi.
7.     Negosiator
Fungsi: melakukan negosiasi terhadap pemimpin tertinggi dari kelompok kontraproduktif pada saat terjadi blockade aksi atau pada pimpinan institusi atau lembaga yang menjadi objek aksi. Negosiator harus memiliki mental pemenang dan tidak terpengaruh dengan suasana lapangan atau situasi forum seburuk apapun. Jika negosiasi gagal negosiator langsung member tahu korlap.
Posisi: pada saat massa aksi move negosiator dalam barisan aksi dengan posisi bebas
8.     Destroyer
Fungsi: destroyrt adalah barisan orang-orang terkeuat dalam massa aksi di pergunakan sebagai barisan terdepan saat terjadi blockade aksi oleh kelompok kontaraproduktif. Jika negosiator gagal dan korlap menginstruksikan agar blockade aksi haus di buka atau di jebol maka proses full body contact dengan blockade siap di mulai leh destroyer di bawa komando tetap korlap.
Posisi: pada massa aksi move tim destroyer bias mengambil posisi pada saf ke lima dari depan. Ketika ada instruksi dari korlap untuk merapa maka destroyer bergerak ke depan barisan aksi.
9.     Special security
Fungsi : bertgas untuk mengamankan barisan massa aksi dari para infiltran. Selain itu mengawal secara khusus pemimpin tertingi aksi dan barisan aksi.
Posisi : bergerak secara bebas dalam massa aksi (mobail) sesuai posisi pemimpin aksi.
10.                         Sweeper
Fungsi : mengamankan  mobilisasi aksi agar tidak mengangu aktifitas penguna jalan lain pada saat aksi
Posisi : berada di depan atau di samping massa aksi.
11.                         Kurir
Fungsi : sebagai penghubung informasi lapangan antara perangkat aksi.
Posisi : berada di depan massa aksi atau bergerak secara  bebas.
12.                         Acara
Fungsi : mengambil kendali aksi pada saat berada di ojek aksi dan mejalankan tugas sesuai kesepakatan dalam seting aksi.
Posisi ; bergerak secara bebas saat massa aksi move, saat berada di ojek aksi mengambil posisi di depan massa aksi.
13.                         Humas
Fungsi : memberikan ketangan pers baik melalui press realeiss, proses konfrens pada media massa baik cetak maupun elektornik seputar issu dan tuntuta aksi sebelumnya.
Posisi : humas bergerak bebas saat masa aksi  bergerak.

               
.

1 komentar: