“ Di sini Anda akan temukan cara mudah
melejitkan rezeki Anda...”
Bagaimana Melejitkan Rezeki dengan 5 Langkah MudahLangkah mudah dan
praktis bagaimana Anda mampu meningkatkan rezeki Anda kurang dari 30 hari
Pendahuluan
Rezeki adalah topik yang diperbincangkan oleh banyak orang. Rezeki bisa memiliki banyak makna, seperti kesehatan, keuangan, kebersamaan, kebahagiaan dan masih banyak lagi. Walau demikian orang sering menghubungkan rezeki dengan banyaknya harta/kekayaan yang dimiliki. Banyak orang tertarik untuk mencari
tahu bagaimana caranya melipatgandakan rezeki yang ia terima. Dari situ banyak sekali
informasi yang bisa kita dapat baik itu dari buku, ceramah dan cara-cara jitu
agar rezeki yang kita terima bisa beripat kali jumlahnya. Caranya pun bermacam-macam,
mulai dari cara yang benar dan cara yang salah sekalipun seperti memohon ke
„orang pintar‟ dan lain-lain.
Intisari dari semua tata cara dan
metode agar rezeki bisa berlipat-lipat secara benar, dan tentunya melalui pengalaman
saya pribadi, maka muncullah suatu kombinasi yang dahsyat yang saya sebut
sebagai jurus 5S (Lima S) Untuk Memperlancar Rezeki.
Saya jamin jika Anda melakukan
kelima-limanya Anda tidak akan pernah miskin!! Berani sekali saya mengatakan demikian?
Apakah saya sombong dan berani melebihi Sang Pemberi Rizki? Tentu saja tidak,
karena jaminan itu sendiri berasal dari Sang Pemberi Rezeki. Kalau manusia
berjanji maka ia wajib mengatakan “Insya Allah” yang artinya “Jika Tuhan Menghendaki”,
namun bagaimana jika Tuhan sendiri yang berjanji? Tentunya 100% pasti terjadi!!
Semua amalan ini bisa Anda
lakukan kapanpun & di manapun, sehingga sangat praktis dan ampuh. Walau
demikian ada keistimewaan dari masing-masing amalan ini, di mana 3 amalan
pertama dapat dilakukan siapapun, agama apapun dan ras manapun. Namun 2 S terakhir,
dengan kemampuannya yang sangat powerful hanya dapat dilakukan bagi Muslim
saja. Walau demikian masing-masing amalan ini sangatlah dahsyat, dan terbuka
untuk semua kalangan. Langsung saja, apa 5S itu?
1) S1 : Syukur
S yang pertama adalah syukur.
Perlu diingat !! Dari 5S amalan memperlancar rezeki, S yang pertama ini merupakan
syarat wajib. Apa artinya? Jika S ini tidak dilakukan maka 4S di bawahnya tidak
akan berdampak apa-apa, dengan kata lain semuanya sia-sia.Apa yang dimaksud dengan
syukur? Apakah sesederhana kita berkata“Aku bersyukur padaMu Tuhan” atau
bagaimana?
Bukankah Tuhan sudah mengatakan bahwasanya
akan ditambah nikmat bagi siapa saja yang bersyukur, dan bagi yang tidak
bersyukur maka sesungguhnya siksaNya sangat pedih. Oleh karena itu syukur yang
dimaksud dapat didefinisikan ke dalam 3 poin penting yang berbeda, yaitu:
a. Syukur Alhamdulillah
Syukur yang pertama tentunya
bersyukur langsung kepada Tuhan atas semua nikmat dan karunia yang sudah ia
berikan. Apa yang disyukuri? Apa saja! Apapun yang terpikirkan oleh Anda saat
ini! Apapun yang mampu disadari dan dirasakan sebagai nikmat, maka bersyukurlahatas
itu semua. Perlu diingat bahwa bukan Tuhan sebagai Sang Maha Memiliki yang
memerlukan kita, tetapi justru sebaliknya,kitalah yang serba kekurangan yang
memerlukan Nya. Sering sekali kita sebagai mahluk yang „terkadang‟ jarang
mensyukuri apa-apa yang sudah kita miliki selama ini, justru banyak mengeluh
tentang kehidupan ini. Padahal sebenarnya jika kita menghitung nikmat yang kita
terima untuk setiap detiknya maka banyak sekali karuniaNya yang bisa kita
syukuri.
Mulai dari nafas yang kita hirup
setiap detiknya, denyut jantung yang berdetak dengan teratur setiap detiknya,
bagaimana aliran darah memberikan zat-zat penting untuk setiap sel-sel di
seluruh bagian tubuh kita setiap detiknya, mata kita, penciuman, pendengaran
dan semua indera yang berfungsi dengan baik setiap detiknya .Hanyalah sebagian
kecil dari semua nikmatNya yang mampu kita rasakan. Orang-orang yang kita
cintai, keluarga, dan kondisi kesehatan adalah nikmat yang luar biasa.
Bisakah Anda memberi harga pada
mata Anda? 5 juta? 5 milyar? 5 trilyun? Saya yakin harganya tak terhingga.
Bisakah Anda memberi harga pada
keluarga Anda?Orang tua Anda? Suami/istri/anak Anda? 10 Trilyun? Saya juga
sangat yakin bahwa mereka semua sangat berharga bagi Anda.. Syukurilah itu
semua..
Coba bayangkan jika Anda memiliki
segalanya, uang dan harta yang berlimpah, bahkan Anda dinobatkan sebagai orang
terkaya no. 1 di dunia, namun Anda sekarang sedang terkena penyakit stroke dan
sedang koma. Parahnya lagi semuanya sudah berlangsung selama 1 tahun.
Apakah Anda bisa menikmati semua
kekayaan itu? Tentu saja tidak.
Kesehatan Anda saat ini, dan
ketika Anda sedang membaca blog inipun, membuat Anda
menyadari bahwa banyak yang bisa
disyukuri dari kehidupan ini.
Oleh karena itu pada dasarnya
orang yang selalu merasa kekurangan rezeki adalah orang yang jarang mensyukuri
apa-apa yang ia miliki, ia lihat, ia dengar, dan ia rasakan. Jikalau Tuhan
memberikan banyak rezeki kepadanya, namun karena ia jarang mensyukuri semua nikmat
itu, maka semua nikmat itu tidak akan mampu ia rasakan.
“Seseorang tidak akan mampu
melihat hal yang positif selama ia hanya fokus pada hal yang negatif saja.”
Sangatlah tidak pantas jika kita
yang sebenarnya hanya „numpang hidup‟ di dunia ini cuma mampu mengeluh dan
tidak pernah bersyukur. Sangatlah merugi jika setiap waktu yang kita lalui
hanyalah diisi dengan keluhan-keluhan yang sebenarnya kurang ada manfaatnya.
Barangkali kita pernah mengeluh
tentang cuaca yang sangat panas, debu dan asap yang kotor, hidup yang susah,
rejeki yang seret, lingkungan yang dipenuhi orangorang menyebalkan, karir yang
begitu-begitu saja, kondisi keluarga yang berantakan dan penuh pertengkaran.
Seberapapun beratnya kondisi itu..
mulailah dengan satu sikap, bersyukurlah atas semua itu!
Ada sebuah analogi yang sangat
sederhana. Misalkan ada 2 orang sahabat sebut saja “A” dan si “B”. Si Fulan ingin
memberikan “B” hadiah karena dulu “B” pernah menolongnya saat ia mengalami kecelakaan.
Tidak tanggung-tanggung ia akan memberikan “B” uang sebanyak 10 juta rupiah
hari ini juga. Kemudian si “A”datang menghampiri “B”, namun dalam perjalanan,
ia mendengar “B” bercengkerama dengan orang lain. “B” dengan sombongnya
mengatakan bahwa seandainya saat kecelakaan itu ia tidak ada di sana pastilah
si “A” sudah tidak terselamatkan. Si “A” masih hidup karena keberadaanya, bla
bla bla ... dan seterusnya. Semua perbincangan itu didengarkan oleh si “A”
dengan sangat jelas sekali.
Pertanyaannya, apakah si “A” jadi
memberikan uang 10 juta kepada “B”? Besar kemungkinan ia akan membatalkan
rencana baiknya kepada “B”!!
Hal yang sama juga terjadi
terhadap rezeki kita yang sudah direncanakan oleh Yang Maha Kuasa. Bisa saja beberapa
menit dari sekarang akan ada banyak rezeki yang segera kita dapat dariNya.
Benar beberapa menit dari sekarang akan ada banyak rezeki yang akan kita terima,
namun barangkali karena kesombongan kita, justru kita banyak mengeluh dan
merasa tinggi hati (merasa sombong).
Kira-kira apakah Yang Maha Kuasa
jadi memberikan rezekinya?
Bukankah sudah ditegaskan
sebelumnya bahwa akan ditambah nikmat bagi yang bersyukur, dan bagi yang tidak bersyukur
sesungguhnya azabNya sangat pedih.
Sekarang pertanyaannya adalah
bagaimana melakukannya dengan mudah?
Ada banyak cara, cara yang sering
saya lakukan dan hasilnya memang luar biasa adalah, ungkapkanlah setidaknya 10 hal yang patut disyukuri setiap
hari.
Ya betul 10 saja, tidak perlu
banyak-banyak, gampang kan??
Saat yang paling mudah adalah
ketika Anda mandi di pagi hari, atau sarapan di pagi hari. Sangat sulit melakukannya
ketika Anda baru saja bangun tidur, karena biasanya orang belum 100% sadar.Lalu
apa saja yang disyukuri? Apapun itu, misal bersyukur karena hari ini cuaca
cerah, bersyukur karena masih bisa bernafas, bersyukur bisa makan enak, bersyukur
karena sehat dan lain-lain. Sekalipun itu kondisi yang tidak menyenangkan, maka
bersyukurlah. Barangkali ada banyak orang di luar sana yang tidak seberuntung
Anda..
Jangan lupa untuk mengungkapkan
minimal 10 poin yang patut disyukuri dengan “tersenyum”.
Anda bisa melakukannya dengan
menggunakan ungkapan „Alhamdulillah‟, „puji tuhan‟, „terima kasih Tuhan‟, atau
istilah apapun yang menunjukkan ungkapan rasa syukur Anda. Misal seperti ini:
“Alhamdulillah, aku bersyukur
padaMu karena hari ini banyak orang yang membaca tulisan ini.”
“Alhamdulillah, aku bersyukur
atas kesehatan yang selalu Engkau berikan.”
“Alhamdulillah, aku bersyukur
karena rezeki yang engkau limpahkan berupa keluarga yang menyayangiku.”... dan
lain-lain sampai minimal 10 poin saja.
Cobalah dan buktikan sendiri,
lakukan ini terus menerus minimal selama 21 hari non-stop, dan lihatlah keajaiban
di hari ke -22 !! Maka Anda akan secara otomatis melakukannya tanpa Anda
sadari..
b. Merasa pantas
Ada hal yang sangat menarik
ketika saya mendengar cerita tentang dua orang yang sedang bercengkrama
mengenai impian masing-masing. Orang yang pertama (Si A) bertanya kepada
temannya tentang impianya. “Bang lo pengen punya rumah di Pondok Indah gak, atau
daerah menteng, secara itu kawasan khusus orang-orang sukses!” Temannya (Si B) menjawab,
“Aduh!! Mana pantas ane tinggal di kawasan elit kayak begonoan. Ane mah yang
biasa-biasa aja dah!!”Pertanyaannya apakah si B akan bisa tinggal di kawasan
elit Pondok Indah ataupun Menteng? Jawabannya sudah jelas “Tidak akan pernah
!!” kenapa demikian? Karena niatpun tidak ada.
Semenjak si B memberikan
identitas bahwa dirinya merasa tidak pantas tinggal di kawasan tersebut, maka sejak
saat itulah ia sudah menentukan masa depannya untuk tidak pernah tinggal di
sana. Sejak saat itulah ia sudah menentukan takdirnya sendiri.
Ada lagi yang menarik, ketika
dalam suatu acara reuni sekolah , saya pernah bertanya ke mantan guru saya tentang
kisah cintanya bersama istrinya (saya tanya saat dulu sebelum ia menikah).
Saya tanya kepadanya, “Pak, dulu
kira-kira kenapa Bapak suka dengan calon istrinya?” Kemudian ia menjawab, “Oh
ya karena istri saya (dulu masih calon) orangnya baik, cantik, ya gitu deh.”
Kemudian saya tanya lagi ia, “Pak
dulu pada saat pedekate (pendekatan) dengan istrinya, yakin ga, kalau Bapak
bisa ngedapetin dia untuk jadi istri?” Kemudian jawabnya, “Oh tentu saja
yakin.”
“Pertanyaannya, apakah Bapak akan
mengejar calon istrinya,jika saat pertama kali melihat calon istrinya Bapak
sudah merasa tidak pantas untuk dia?” Ia menjawab, “Wah tidak pernah pak.”
“Kalau saja misalnya ia anak
presiden, dan Bapak sebagai orang yang biasa-biasa aja ngerasa minder ketika ngelihat
si perempuan anak presiden itu. Apakah Bapak bakalan mendekati dia?” Ia
menjawab, “Wah ragu pak, gak level.”
Nah kebanyakan orang merasa tidak
pantas jika dirinya hidup dengan berbagai keberlimpahan, tinggal di rumah mewah,
memiliki banyak aset dan lain-lain. Kebanyakan orang merasa tidak pantas hidup
sukses sesuai dengan impian idealnya.
Tentu saja hal ini akan
menghentikan niat seseorang untuk betul-betul meraih impiannya tersebut. Tentunya
ini akan menciptakan takdir barunya, dan bahayanya kebanyakan orang yang hidupnya
biasa-biasa saja adalah orang yang tidak berani bermimpi, dan yang paling
sering
ditemukan, mereka biasanya memang
merasa tidak pantas untuk hidup sukses. Ada juga yang nyeletuk, “Pak ente enak
pak ngomong begonoan, saya ini sudah ditakdirkan sama Tuhan gak mungkin bisa
kaya!!” Kemudian saya bertanya, “Kok bisa begitu pak?”
Ia menjawab, “Lihat nih pak di
dada saya ada tanda lahir dari Tuhan.” Kemudian ia membuka bajunya dan muncullah
tanda lahir besar di sana memenuhi dadanya
bertuliskan “MELARAT !!”
Hehehe gak mungkin ada yang
seperti itu, itu hanyalah khayalan dan sekedar intermezzo saja...
Merasa pantas bukanlah sombong.
Merasa pantas adalah bentuk rasa syukur, berupa kepercayaan diri dan optimisme
bahwa dirinya diciptakan di dunia ini sebagai mahluk yang terbaik (khuntum
khoiru ummah – ummat terbaik).
Merasa pantas adalah berkata ke
diri sendiri (bukan ke banyak orang) bahwa dirinya adalah insan yang luar biasa
dan diciptakan dari zat yang Maha Luar Biasa.
Bukankah sudah ditegaskan pula bahwa
Tuhan itu sesuai dengan prasangka hambaNya. Jika hambanya berperasangka baik
maka tentu Tuhan akan banyak memberikan kebaikan padanya, namun jika ia berperasangka
buruk, maka sangat sedikit nikmat Tuhan yang bisa ia rasakan.
Pertanyaannya sekarang, apakah
Anda merasa pantas untuk sukses?
Jawabannya pasti “YA ANDA PANTAS
UNTUK ITU!!”
Sekarang katakan kepada diri Anda
sendiri, dengan dagu sedikit condong ke atas, tegakkan kepala Anda, dan percepat
nafas Anda persis ketika Anda dalam postur paling bersemangat!
Kemudian katakan pada diri Anda
sendiri (bisa berbisik dalam hati) dengan penuh percaya diri, senyum, dan penuh
ketegasan !
“AKU DICIPTAKAN UNTUK MENJADI
YANG TERBAIK!!
MENJADI PEMENANG!! DI ATAS
RATA-RATA ORANG LAIN!!
AKU YAKIN TUHAN SUDAH MENYIAPKAN
REZEKI YANG BANYAK UNTUKKU..”
c. Memantaskan diri
Banyak sekali orang-orang yang
bermimpi besar, namun kenyatannya mereka tidak mendapatkan apa-apa (atau hanya
sedikit yang berhasil diraih).
Apa penyebabnya? Karena mereka
hanya sampai pada tahapan merasa pantas saja, namun lupa untuk memantaskan
diri. Apa maksudnya?Ada suatu kisah tentang seseorang yang berambisi dan bermimpi
untuk bisa memiliki bisnis kelas dunia. Ia ingin mengekspor produk-produknya ke
manca negara. Ia sudah banyak bermimpi, dan mengimajinasikan semuanya, bahkan
dengan sangat detail. Namun ia tidak pernah belajar
Seseorang yang ingin meraih
impiannya, mendapatkan banyak rezeki, banyak penghasilan maka ia harus memantaskan
diri layaknya orang lain yang sudah mendapatkannya terlebih dahulu.
“Sukses adalah gelar yang didapat
hanya oleh mereka yang pantas mendapatkannya. Layaknya surga juga hanya pantas
didapat bagi mereka yang juga sudah memantaskan diri untuk memasukinya.“
Ingin jadi orang sukses? Lihatlah
bagaimana gaya hidup orang sukses sebelum meraih kesuksesannya. Apa yang dilakukannya?
Apa yang diperjuangkannya? Tirulah mereka dan pantaskanlah diri Anda, layaknya
mereka semua yang merintis kesuksesan dari ketiadaan menjadi keberlimpahan
(from zero to hero).
Ingin jadi orang hebat? Lihatlah
bagaimana orangorang hebat di luar sana bersikap, bertindak dan berperilaku.
Pantaskan diri Anda layaknya mereka, belajar dari mereka dan bahkan lakukan
lebih baik dari mereka.Pertanyaannya, sudahkah Anda memantaskan diri?
“YA” pantaskan diri Anda mulai
dari sekarang.
“Tuhan tidak akan merubah nasib
Anda sedikitpun, jika Anda tidak segera bertindak, merubah apa-apa yang ada
pada diri Anda, memantaskan diri Anda dan melakukan semua tahapan yang
diperlukan, mulai dari sekarang!”
Lakukanlah ketiga bentuk rasa
syukur ini, mulai dengan mensyukuri semua nikmat kehidupan, merasa pantas bahwa
Anda mampu melakukan impian Anda, dan mulailah memantaskan diri dari sekarang.
Lakukanlah itu dulu, tidak akan
memakan banyak waktu. Jika sudah, beranjaklah ke amalan rezeki yang lainnya,
yaitu Sedekah.
2) S2 : Sedekah
Sedekah adalah hal yang ajaib
sekaligus powerful. Sedekah memiliki banyak kesamaan istilah, seperti
sumbangan, charity, amal, dan donasi. Sedekah yang dimaksud di sini adalah
sedekah harta, dan bukanlah sedekah senyum atau yang lainnya.Tidak sedikit pula
yang mengatakan, “Mana mungkin sedekah bisa memperbanyak rezeki, bukankah
dengan bersedekah, rezeki kita justru berkurang?”
Banyak sekali ayat-ayat tentang
sedekah yang menjelaskan bahwa dengan bersedekah maka imbalannya luar biasa,
tidak terkira dan berlipat-lipat. Namun tidak sedikit orang yang sulit melihat
dan merasakan itu semua. Mengapa demikian? Karena ternyata akal kita terbatas
dan tidak melihat semua kejadian yang dialami sebagai suatu sebab akibat.
Ada suatu kisah tentang seorang
pemuda yang baru saja lulus dari universitasnya menyelesaikan gelar masternya,
sebut saja namanya Bambang. Ternyata ia memiliki kebiasaan bersedekah kepada
para pemulung di jalanan yang ia temui. Ia memang bukan orang yang berada,
setidaknya setiap hari ia menyisihkan 1000 perak untuk pemulung yang ia temui. Setelah
ia memberikan uang 1000 peraknya, ia berjalanjalan di alun-alun kota sambil
membeli bakso di pinggir jalan.
Harga bakso itu satu porsinya adalah
10rb perak. Sementara ia menghabiskan baksonya ternyata ada sahabatnya dulu
yang satu kampus datang juga membeli bakso tersebut, namun ia tidak menyadarinya.
Saat si Bambang selesai menghabiskan 1 porsi baksonya, ia berencana membayar
ongkos makan baksonya, namun ia kaget melihat sahabat lamanya ternyata duduk di
belakangnya. Sambil tertawa keras ia menyapa sahabatnya itu, “Prul ngapain lo
di sini? Lo sekarang keterima kerja di Jakarta ya?”
Perbicangan yang sangat asyik
antara dua sahabat karib yang lama tidak berjumpa berlangsung cukup lama.
Akhirnya saat si Bambang mau membayar baksonya, si Iprul memotong pembicaraan,
“Udahlah Mbang kali ini biar aku yang bayar!!
Berapa Mang? 10 ribu ya? Nih
mang.” Akhirnya dibayarlah bakso si Bambang tadi 10 ribu perak. Setelah itu si
Bambang dan Iprul berjalan-jalan sambil bertukar nomor telepon.
Setelah menyimak cerita di atas,
apakah Anda menyadari poin pentingnya? Sedekah sekecil apapun pasti berbalas,
namun terkadang akal kita tidak menyadarinya.
Bambang memang hanya bersedekah
1000 perak, namun balasannya adalah 10 ribu perak. 10x lipat dari yang sudah ia
berikan. Kecil memang, dan karena kecil kitapun juga sulit menyadarinya. Itu
jika sedekahnya kecil, bagaimana jika besar?
Ada lagi cerita dahsyat!! Pengalaman
saya sendiri. Cerita ini awalnya tentang usaha saya yang saya lakukan dulu ketika
saya kuliah.
Ceritanya saya sudah memulai
usaha itu sebelum mendapatkan bantuan modal tersebut melalui sebuah kompetisi bisnis,
di mana saya menjadi juara satunya pada saat itu. Walau demikian ternyata dana
itu hampir dibatalkan oleh panitia, otomatis saat itu saya menggunakan modal
sendiri. Tentunya saat itu saya sudah dibebani dengan kewajiban membayar gaji pegawai
dan lain-lain yang sangat susah untuk dilakukan, mengingat saya masih mahasiswa
saat itu.
Akhirnya saya belajar bisnis
sampai ke Bogor. Di sana saya bertanya dengan guru bisnis saya pada saat itu tentang
kondisi keuangan saya yang sangat buruk. Berikut kira-kira perbicangan saya
dengan guru bisnis saya:
Saya: Pak saya sedang mengalami
masalah (saya ceritakan semua masalahnya). Kira-kira solusinya bagaimana pak?
Guru: Kamu punya uang berapa?
Saya: Tidak banyak pak (karena
memang tersisa hanya beberapa ratus ribu)
Guru: Kamu sedekahkan semua!
Saya: Serius pak!!?? (Dalam hati
saya, ini guru sudah tidak waras, punya masalah kok malah nambah masalah-pikir
saya waktu itu)
Guru: Iya saya serius, kamu punya
uang berapa, sedekahkan semua.
Saya: (Dalam hati saya, jauh-jauh
pergi ke bogor yasudahlah) Bisa saya sisihkan beberapa pak? Untuk pulang ke
Bandung? (Karena waktu itu saya
masih kos dan kuliah di Bandung)
Akhirnya setelah berkonsultasi
dengan guru bisnis saya, saya
memutuskan untuk menyedekahkan
beberapa uang di ATM saya saat itu. (Mohon maaf ini bukanlah riya, namun ini
sebenarnya berita baik, di mana berita baik boleh disampaikan dan diberitakan).
Setelah seminar itu saya pergi
menuju ATM dan menarik beberapa uang (jumlahnya tidak saya sebutkan), kemudian
saya jalan-jalan di sekitaran kota dan saya sedekahkan satu per satu ke
pemulung sampah.
Apakah Anda tahu? jujur dalam
hati saya sangat khawatir karena itu adalah satu-satunya uang simpanan saya di
ATM, dalam hati saya “Waduw abis ini makan pake apa ni!!”
Sesudah melakukan prosesi sedekah
itu, ternyata seminggu kemudian saya mendapat telepon dari jakarta, yang
ternyata adalah kabar luar biasa !!
Saya ditelpon bahwa senin
besoknya saya diharuskan pergi ke Jakarta untuk tanda tangan kontrak perjanjian
kerjasama yang juga diliput oleh Antara TV, Antara News dan beberapa koran lokal.
Wow!!
Pikir saya ini keajaiban, di saat
rencana pemberian dana bantuan itu sempat dikatakan batal karena alasan teknis,
ternyata dicairkan juga oleh Sang Pemberi Rizki!! Hal yang mustahil, namun
terjadi, dan di luar dugaan!!
Tidak itu saja, ada satu lagi
cerita dahsyat yang luar biasa!
Ceritanya saya dan istri berobat
ke dokter kandungan untuk mengecek apakah istri saya hamil atau tidak. Waktu
itu kami baru saja pulang umroh. Ternyata istri saya dinyatakan hamil oleh
dokter. Tentunya kami berdua sangat senang. Namun bukan itu puncak
kesenangannya.
Pada bulan ke 9 lebih 20 hari,
istri saya akhirnya melahirkan. Dan tahukah Anda? Bertubi-tubi rezeki datang
kepada kami sekeluarga (saya, istri dan anak saya yang baru lahir).
Biaya persalinan sebesar 5,1 juta
dibiayai oleh orang lain! Tidak hanya itu sampai bulan ke 2 usia anak saya,
tidak pernah satupun baju untuk bayi yang saya beli, melainkan diberi oleh banyak
orang, mulai dari tetangga, kerabat, sanak saudara dan lainnya. Selain itu anak
saya juga mendapat hadiah dari sahabat mertua berupa stroller (kereta bayi)
yang harganya terbilang mahal dan memang bermerek.
Subhanallah banyak sekali nikmat
rezeki saat itu. Dan sampai saya menulis tulisan inipun hadiah-hadiah itu masih
berdatangan. Bahkan saya tidak pernah membelikan baju untuk anak saya sendiri
kecuali kaos dalam bayi dan popok saja. Subhanallah!!
Permasalahannya sekarang, sedekah
seperti apa yang dahsyat dampaknya?Sedekah itu memiliki ciri-ciri yang khusus
dan unik. Tahukah Anda bahwa siapapun yang bersedekah, mau dia itu seorang dermawan,
pencuri, bahkan bandar narkoba sekalipun akan selalu bertambah kekayaannya.
Sedekah itu tidak mengenal siapa
pelakunya, sedekah hanya tahu 1 hukum, yaitu siapapun yang bersedekah akan
selalu menerima balasannya. Walaupun seseorang bersedekah dengan pamer, dan
sombong tetap saja ia akan menerima balasan berupa harta berlipat-lipat, hanya
saja balasan di alam sana (akhirat) yang berbeda.
Biar dapet „dua-duanya‟ lebih
baik bersedekah karena memang ikhlas, dan sedekah yang terbaik adalah sedekah
yangsesuai perkataan Baginda Nabi.
Dari Abu Hurairah radhiallahu
anhu dia berkata: Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu „alaihi
wasallam & bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya?”
Maka beliau menjawab: “Yaitu kamu bersedekah saat sehat, kikir, takut miskin,
& kamu berangan-angan utk menjadi hartawan yang kaya raya. Dan janganlah
kamu menunda sedekah, hingga nyawamu sampai di tenggorokan, barulah kamu berkata,
“Ini utk si fulan & ini utk fulan. Dan ingatlah, bahwa harta itu memang utk
si fulan.” (HR. Al-Bukhari no. 1419 & Muslim no. 1713)
Bersedekah mengharap kaya tentu
boleh-boleh saja, selama mengharapnya hanya pada Sang Pemberi Rezeki. Bahkan di
dalam hadis di atas dikatakan bahwa sedekah dengan berharap menjadi kaya raya
adalah sedekah yang paling besar pahalanya!Berapa yang harus disedekahkan? Di
dalam ayatnya selalu dikatakan bahwa „...sedekahkanlah sebagian dari
hartamu...‟.
Ingat kata-kata yang digaris
bawahi? Yaitu kata „sebagian‟.
Seandainya saya meminjamkan Anda
uang 100rb perak, kemudian suatu ketika saya meminta lagi uang tersebut dengan perkataan
demikian, “Wahai fulan, boleh aku minta sebagian kecil dari uang yang kuberi
dulu?” Maka berapa Anda akan mengembalikan uang tersebut? Barangkali ada yang mengembalikan
10rb, 5rb, seribu atau bahkan mungkin 100 perak. Ya tidak ada yang salah, toh
permintaan saya adalah sebagian kecil.
Sekarang saya kembalikan lagi
semua uang tadi menjadi utuh 100rb perak. Saya meminta lagi uang yang saya
pinjamkan dengan perkataan demikian, “Wahai Fulan, sekarang saya meminta
sebagian besar dari uang yang saya pinjamkan dulu.”Berapa yang akan Anda berikan?
Barangkali Anda memberikan 90rb, 80rb karena permintaan saya adalah sebagian
besar. Jika Anda memberikan 100rb maka itu adalah semua, bukan sebagian besar.Nah
sekarang saya kembalikan lagi semua uangnya menjadi utuh 100rb perak. Sekarang
saya meminta lagi kepada Anda untuk memberikan uang yang saya pinjamkan dengan
perkataan demikian, “Wahai Fulan, sekarang aku meminta sebagian dari uang yang
aku pinjamkan.” Berapa banyak Anda akan berikan?
Ya jika akal kita berjalan dengan
baik maka seharusnya kita memberikan 50rb perak. Itulah perintahnya,
„sedekahkanlah sebagian‟ namun kebanyakan dari kita hanya memberikan sebagian
kecil, bahkan sangat keciiiiiill. Oleh karena itu balasannya pun kecil.
Jika kita mampu memberikan
„sebagian‟ yang dimaksud,maka dampaknya pun dahsyat. Berapa nominalnya? Sekitar
20-40% dari penghasilan Anda. Besar dan berat? Itu adalah pilihan Anda, mau
berapa persen...
Tunggu dulu, sampai di sini terkadang
orang sering terjebak. Pernah ada komentar seperti ini dilontarkan kepada saya saat
sesi pelatihan, “Pak saya ini sudah sering sedekah, namun kenapa hasilnya belum
ada?” .
Sedekah harus dipisahkan dengan
zakat (bagi yang Muslim saja). Sedekah itu sunnah (tidak wajib), sedangkan
zakat itu wajib!
Nah zakat itu sifatnya
mempertahankan rezeki sehingga jika zakat tidak dikeluarkan maka justru ia akan
keluar dengan sendirinya. Misal tiba-tiba genteng bocor, ban motor bocor,
tibatiba kita jatuh sakit dan banyak alasan-alasan lain yang „memaksa‟ agar
harta kita keluar dengan sendirinya.
Zakat itu Cuma 2,5% dan pajak itu
10% tapi kebanyakan orang mengeluarkan pajak lebih penting daripada zakat.
Zakat itu wajib dan menjaga harta, sedangkan sedekah itu tidak wajib namun
memperbanyak harta.Jikalau Anda sering mendengar atau melihat orang-orang yang
berpendapat, “Sedekah itu gak ada manfaatnya” maka bisa saya pastikan mereka
bukanlah ahli sedekah. Biasanya orang yang sering berkata demikian adalah
mereka yang tidak pernah/jarang bersedekah.
Perlu bukti? Pastilah Anda tahu
siapa itu Bill Gates. Dia kembali menjadi orang terkaya di tahun 2013, setelah
beberapa tahun sebelumnya posisinya naik turun. Tahukah Anda, ia rela menyumbangkan
90% penghasilannya untuk amal di yayasan yang ia buat yang disebut dengan Bill
& Melinda Gates Foundation. Sudah bukan sebagian lagi, melainkan ia
menyedekahkan 90% penghasilannya (sebagian besar)!!
Jikalau Anda mengamati para
miliuner di Indonesia, sebut saja Chairul Tanjung, Aburizal Bakrie, Hary
Tannoe, dan Pak Harto sekalipun, semuanya memiliki Yayasan, atau lembaga amal.
“Orang-orang kaya adalah orang
yang banyak memberi, karena mereka sadar dengan semakin banyak memberi maka semakin
banyak menerima, itulah rahasia orang-orang kaya.
Sementara orang-orang yang biasa
saja terlalu kikir pada hartanya, dan itulah rahasia orang rata-rata.“
Sedekah itu pasti balasannya.
Ingin mudah melakukannya? Mulailah dari hal yang kecil. Saya sering menyebutnya
istilah S3
(Sedekah Seribu Sehari). Cobalah
lakukan ini untuk merutinkan kebiasaan bersedekah.
Sedekah itu amalan yang paling
mudah, dan hanya memerlukan waktu beberapa detik saja. Amalan singkat dengan balasan
berlipat, itulah sedekah !
Anda yakin sedekah bisa
melejitkan rezeki Anda? Buktikan!!
Kebanyakan orang protes duluan
sebelum membuktikan. Praktek dulu baru protes.. jangan protes dan gak pernah
praktek..
Okey??
Yuk berbondong-bondong kita
bersedekah !!
3) S3 : Silaturahim
Ini dia amalan yang merupakan
faktor kali dalam memperlancar rezeki. Bahasa kerennya adalah networking. Pernahkah
Anda berbincangbicang di suatu tempat, kemudian bertemu dengan orang baru dan
membahas banyak aspek? Sampailah disuatu topik di mana terjadi kesamaan ide dan
saling memberi info-info yang lain?
Misal ada perbincangan seperti ini, “Oh kamu
juga suka itu ya, iya ne nanti aku kenalin temenku yang ahli di bidang itu.”
Atau misal, “Oh iya aku juga memang seneng ama itu, nanti kita kontak-kontak
lagi ya, sapa tahu bisa kerjasama.” Bisa juga seperti ini, “Loh kamu suka sama
artis itu toh, ya keren banget ya dia. Emang kamu ngoleksi apa aja? Rumahmu di
mana sih, kapan-kapan tak maen ke sana.”Pernah mendapat obrolan serupa?
Manusia itu memang mahluk sosial.
Artinya sehebat apapun kita, tetaplah kita tidak dapat hidup sendiri, dan
sukses sendiri. Untuk mencapai sukses tentulah perlu bantuan orang lain.
Sampai seorang pakar komunikasi
Dale Carnegie mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi
baik dengan orang lain dan mampu mempengaruhi orang lain maka ia akan mudah
meraih kesuksesan di dunia ini.
Lalu silaturahim yang dapat
memperlancar rezeki itu yang seperti apa?Silaturahim bukanlah silaturahmi,
karena dua kata tersebut memiliki makna yang berbeda, walau terkadang orang
sering menggunakan keduanya. Menurut para ulama, silaturahmi berasal dari dua
suku kata, yaitu silah dan rahmi. Silah artinya menyambungkan, sedangkan rahmi
artinya rasa nyeri luar biasa yg dirasakan ibu-ibu sebelum melahirkan anaknya.
Jadi istilah silaturahmi artinya menyambungkan rasa nyeri.
Sementara yang benar adalah silaturahim.
Silah yang berarti menyambungkan dan rahim artinya kekerabatan. Jadi silaturahim
"menyambungkan kekerabatan ukhuwah diantara kita semua."
“Barangsiapa ingin dibentangkan
PINTU RIZKI untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung SILATURAHIM.”
(HR Bukhari).
Silaturahim yang dimaksud dan
yang memiliki kekuatan ampuh adalah seperti yang dijelaskan berikut ini."Yang
disebut bersilaturahim itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian,
melainkan bersilaturahimitu ialah menyambungkan apa yang telah putus" (HR
Bukhari).Selain memperlancar rezeki, silaturahim juga memiliki pahala yang lebih
besar dari sekedar berpuasa.
"Maukah kalian aku tunjukkan
amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasul
pada para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan,
"Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang
terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani
berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara
mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya.
Barangsiapa yang ingin dipanjangkan
umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan tali
silaturahim" (HR Bukhari Muslim).
Seringlah berkunjung ke rumah
sahabat Anda, teman Anda terutama orang-orang yang baru saja Anda kenal.
Jikalau Anda termasuk orang yang pemalu, Anda bisa mengajak sahabat atau teman
Anda untuk berkunjung ke rumah orang baru tersebut. Tidak pernah rugi orang-orang
yang menjalin silaturahim.
Dan tidak pernah orang merasa
lebih dihargai, selain ada orang yang berkunjung ke rumahnya. Siapapun yang
rumahnya dikunjungi pastilah pemilik rumah itu merasakan kesenangan dan keterikatan
antara ia dan sang tamu. Dari situlah terbukalah pintu-pintu rizki yang luar
biasa. Sapalah orang lain, ingat betul namanya dan sebutlah nama
orang itu dengan benar (bukan nama
julukan atau nama ejekan). Sebutlah dengan nama lengkapnya, karena nama adalah
hal terindah yang didengar oleh orang lain. Berkunjunglah ke sahabat-sahabat
Anda dulu yang lama tidak bertemu.
“Terkadang Tuhan memberikan
rezeki kita melalui orang lain. Dan tentunya masih banyak lagi rezeki kita yang
dibawa oleh mereka-mereka yang belum kita kenal sebelumnya. Kenalilah mereka,
maka rezeki akan semakin banyak datang dan akrab dengan Anda.”
Cobalah dan buktikan sendiri
hasil dahsyatnya! Tidak sampai seminggu Anda akan merasakan dampak luar biasa!!
4) S4 : Shalat Dhuha
Jika 3S yang sebelumnya bisa dilakukan
siapapun, apapun rasnya, apapun jenis orangnya, apapun agamanya, maka untuk
yang dua S terakhir ini hanya bisa dilakukan untuk yang muslim saja. Walau demikian
2S ini sangat powerful sekali untuk memperlancar rezeki.Seringkali banyak orang
bertanya, “Pak shalat Dhuha mana mungkin bisa memperlancar rezeki, tidak masuk
logika. Shalat kan kegiatan biasa, duitnya datangnya dari mana?”
Anggap saja seperti ini, misalnya
saja Anda adalah bos dari perusahaan ternama di Indonesia, yaitu perusahaan
rokok. Anda memiliki ribuan pekerja pelinting rokok yang bekerja di pabrik Anda.
Saat ini menunjukkan jam 9 pagi hari Senin, seperti biasa Anda mengontrol
beberapa pekerja Anda untuk melihat hasil pekerjaan masing-masing. Mulai dari
pintu masuk pabrik Anda melihat satu per satu kinerja pegawai Anda. Setelah
Anda yakin semua pekerjaan bekerja sesuai standar yang Anda inginkan, Anda
kembali lagi ke ruangan Anda sambil memeriksa email di komputer Anda.
Anda menemukan ada satu email
yang datang dari orang rusia yang juga sahabat Anda. Ia menginginkan kerjasama kontrak
rokok. Beginilah kira-kira isi emailnya dalam bahasa Indonesia.
“Dear Fulan, semoga kau selalu sehat di Indonesia.
Aku tahu bisnismu saat ini sangat maju. Aku di Rusia ingin mengembangkan bisnis
baru. Aku harap produkmu dapat diterima dengan sangat baik di negaraku. Aku
berharap kedatanganku Senin ini di Indonesia dapat segera merealisasikan perjanjian
kerjasama ini. Aku meminta produk terbaikmu dikirim ke Negaraku sebanyak 2000
ton. Aku harap dirimu dapat segera membuat perjanjian dalam dua bahasa (Inggris
dan Indonesia). Aku akan mendarat pukul 15.00 sore ini di kotamu, dan aku harus
pergi lagi pukul 18.00 ke Paris.”
Tentu saja Anda akan panik,
bagaimana tidak, sekarang sudah pukul 09.00 pagi dan Anda tidak bisa berbahasa
Inggris. Tinggal tersisa beberapa jam saja untuk membuat surat perjanjian, dan
Anda harus segera pergi ke airport setelah itu. Lalu bagaimana? Apakah Anda akan
melepaskan peluang ekspor 2000 ton dan ekspansi bisnis Anda ke luar negeri? Tiba-tiba
terbersit ide, ada beberapa pegawai Anda yang memang bisa lancar berbahasa
Inggris! Anda datang ke depan pegawai Anda semua sambil berkata, “Semua
pegawaiku yang bisa berbahasa inggris, sekarang aku memanggil kalian ke kantorku
untuk membantuku.” Beberapa pegawai Anda yang bisa berbahasa Inggris tertarik
begitu mendengarkan permintaan Anda. Namun mereka juga sibuk dengan pekerjaan
mereka masing-masing (yaitu melinting rokok), dan mereka mengejar target
masing-masing, jika berhasil melinting rokok sesuai target maka merekapun mendapat
bonus. Di jam-jam sibuk, jam-jam produktif Anda memanggil pegawai Anda yang
bisa berbahasa inggris, namun hanya 3 orang saja yang datang. Ketiganya bersama
Anda membuat perjanjian itu bersama-sama. Anda membuat perjanjian dalam bahasa Indonesia
kemudian mereka menerjemahkannya. Selesailah perjanjian itu, dan pertemuan dilakukan
pukul 15.00 dan terjadi kesepakatan. Anda berhasil mendapatkan transaksi 2000
ton!!Kira-kira apa yang akan Anda lakukan kepada 3 pegawai yang membantu Anda
sebelumnya? Apakah Anda akan memberikan
imbalan kepada mereka bertiga?
Tentu saja !!
Apakah Anda lebih mengenal mereka
bertiga dibanding ribuan pegawai Anda yang lain? Tentu saja !! Apakah jika
ketiga pegawai tersebut meminta pertolongan, Anda akan berusaha menolong
mereka?? Tentu saja !!
Itulah Shalat Dhuha yang luar biasa
!! Di saat jam-jam sibuk, Sang Pemberi Rizki meminta waktu Anda! Di saat jam-jam
paling produktif Anda, Sang Pemberi Rizki ingin Anda menyapaNya. Dan tentulah
hanya sedikit yang meluang waktunya untuk bertemu denganNya. Dan bagi mereka yang
melakukannya, tentunya ada balasan yang luar biasa.
”Allah berfirman : Wahai anak
Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu
permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu
pada akhir harinya ” (HR.Hakim dan Thabrani).
Apakah jika melakukan shalat
dhuha sekali langsung mendapatkan rezeki berlimpah? Ya, jika Tuhan memang berkehendak
demikian (InsyaAllah), namun yang dimaksud amalan memperlancar rezeki di sini
adalah Shalat Dhuha yang dirutinkan. Jika Anda berat melakukannya, jangankan 12
rakaat, maka mulailah dengan 2 rakaat setiap hari.
Walau demikian hebatnya Shalat
Dhuha, tetaplah tidak boleh melalaikan yang wajib, yaitu Shalat Fardhu.
Sangatlah celaka, jika ada orang yang hanya ingin kaya maka ia rutin shalat
dhuha
namun melupakan shalat fardhu, maka
ini sangat keliru, karena apapun kondisinya shalat fardhu tetap tidak boleh
ditinggalkan karena hukumnya wajib.Pernah ada suatu kisah di mana saya ingin
membuktikan kehebatan shalat dhuha. Waktu itu saya belum rutin melakukan shalat
dhuha 4 rakaat. Kondisi saya sedang tidak sehat saat itu, karena batuk kering
yang beberapa hari belum sembuh.
Pernah saya meminum beberapa obat
batuk yang diiklankan di TV namun tidak kunjung sembuh juga. Akhirnya saya memutuskan
untuk melakukan shalat dhuha dengan harapan membuktikan kebenaranya memperlancar
rezeki. Memang terkesan tidak sopan, namun saya ingin benarbenar merasakan
hasilnya saat itu.
Alhasil saya memutuskan untuk
berobat ke dokter spesialis paru untuk mengecek apa yang sebenarnya terjadi
dengan tubuh saya. Kemudian saya bertemu dengan dokter di salah satu rumah sakit
ternama di Semarang. Tubuh saya mulai dicek, dan dianalisis, dan alhamdulillah batuk
itu disebabkan oleh alergi. Saya diberi resep oleh dokter tersebut yang harga
obatnya ternyata cukup mahal. Usut punya usut melalui obrolan singkat, ternyata
dokter tersebut adalah sahabat Ayah saya. Dia cukup dekat dengan Ayah saya, dan
keajaiban kembali terjadi!!
Obatnya digratiskan oleh dia, dan saya tidak
perlu membayar biaya berobat (berobat ke spesialis perlu membayar sekian ratus
ribu perak). Sambil pulang saya senyum-senyum dan berkata ke diri sendiri,
“Betapa hebatnya Shalat Dhuha, jika satu hari keajaibannya seperti ini, bagaimana
jika rutin?” Kemudian saya mulai berpikir dan menganalisis, bahwa apa saja yang
terjadi merupakan bagian dari janjiNya, di mana siapa saja yang
mengerjakan shalat dhuha 4 rakaat
maka akan dicukupkan
rejekinya di hari itu.
Subhanallah..
Sering saya berkata seperti ini
kepada para peserta pelatihan saya mengenai shalat dhuha, “Cobalah dulu baru
protes, jangan protes dan ga pernah nyoba!”. Rutinkan shalat dhuha mulai dari sekarang!
Dan lihatlah hasilnya!
5) S5 : Shalat Tahajud
Ini merupakan amalan yang paling dahsyat,
dan sangat luar biasa dampaknya! Ini adalah amalan yang jika dilakukan (dengan
rutin tentunya), hidup Anda akan berubah, PASTI!!
Lantas bagaimana logikanya?
Bukankah shalat tahajud hanyalah gerakan shalat saja? Bagaimana ia bisa
memperlancar rezeki?
Masih berhubungan dengan kisah
sebelumnya. Namun kali ini jam 12 malam, saat Anda sedang berada pada posisi
yang sangat enak untuk tidur, sambil buka-buka gadget Anda. Ternyata Anda mendapatkan
lagi email dari sahabat Anda dari Rusia. Begini kira-kira bunyinya,
“Wahai Fulan, senang sekali aku bekerjasama
dengan dirimu. Rokokmu di negaraku Rusia laku
keras! Tak kusangka hasilnya jauh
lebih baik dari harapanku dulu. Sekarang aku akan melakukan ekspansi lebih jauh
lagi. Aku meminta kau mengirimkan rokokmu ke negaraku sebanyak 20.000 ton.
Namun waktuku tidak banyak. Pagi ini aku akan mendarat di kotamu, aku harap
perjanjian dapat segera ditandatangani pukul 07.00 pagi ini. Dan aku akan
langsung berangkat ke India untuk keperluan bisnis yang lain. Terima kasih.”
Panik? Tentu saja. Sekarang pukul
00.00 tengah malam.
Tidak ada siapapun yang bisa
membantu Anda, dan Anda harus menyelesaikan perjanjian itu sebelum pagi hari.
Tidak tanggungtanggung proyek 20.000 ton tentunya sangat menggiurkan.
Kondisi yang paling parah adalah
Anda tidak bisa berbahasa inggris, lalu bagaimana solusinya? Mulailah Anda
terpikirkan untuk memanggil pegawai-pegawai Anda sebelumnya yang membantu Anda.
Anda menelpon mereka satu per satu. Dari situ Anda mendapat beragam tanggapan, mulai
dari telpon yang tidak diangkat (karena telpon tengah malam), ada juga yang
mencaci maki Anda (barangkali karena pegawai tidak sadar jika yang menelpon
adalah bosnya sendiri, dan terbawa emosi karena masih mengantuk), ada juga yang
mengangkat telpon namun beberapa menit terdiam dan tidak ada tanggapan (mungkin
sempat mengangkat telpon namun tidur kembali). Dari situ hampir bisa dipastikan
tidak ada satupun pegawai yang dapat membantu Anda.
Di tengah-tengah keputusasaan
Anda, tiba-tiba Satpam Anda mengetuk pintu Anda. Ia berkata bahwa ada anak buah
Anda yang datang tengah malam menaiki sepeda. Ia berkata, “Pak ada orang pabrik
yang datang, katanya Bapak nelpon penting. Disuruh masuk apa suruh pulang
pak?”. Tiba-tiba wajah Anda sumringah, ternyata ada pegawai yangdatang memenuhi
permintaan Anda, walau kondisinya sangat tidak mungkin karena waktu sudah
menunjukkan pukul 03.00 pagi. Ia hanya mengenakan pakaian seadanya, dan
bermodalkan jaket lusuh agar badannya tidak dingin. Saat ia melihat Anda ia berkata,
“Iya bapak, tadi bapak menelepon ya, mohon maaf pak jika terlambat, tadi ban
motor saya bocor, sehingga saya kembali lagi untuk naik sepeda ontel saja. Ada
yang bisa dibantu pak?” Anda tecengang, di saat Anda membutuhkan dia, ia
benar-benar berusaha untuk memenuhi panggilan Anda.
Akhirnya Anda dengan sigap karena
waktu yang tidak banyak, Anda dan dia bersama-sama menyusun perjanjian dalam 2
bahasa. Waktu sudah mendekati subuh, akhirnya selesai perjanjian itu. Pergilah
Anda ke bandara menemui sahabat Anda dari Rusia untuk penandatanganan kontrak.
Setelah berbincang bincang mengenai perkembangan rokok di Rusia, ditandatanganilah
perjanjian itu. Anda berhasil mendapatkan kontrak ekspor ke Rusia senilai 20.000
ton rokok. Kemudian Anda langsung teringat dengan pegawai Anda yang sudah
membantu Anda tengah malam tadi.
Kira-kira apakah Anda akan memberikannya
bonus yang jauh lebih besar dari sebelumnya? Pasti!!
Apakah Anda akan menaikkan
jabatannya di perusahaan Anda? Jelas saja!!
Apakah Anda akan jauh lebih
mengenalnya dibandingkan pekerja Anda yang lain? Ya!!
Jika ia meminta pertolongan
kepada Anda, apakah Anda akan membantunya? Sudah pasti, dan Anda akan
benar-benar membantu urusannya sampai selesai!!
Itulah Shalat Tahajud. Shalat
yang memang tidak mudah untuk dilakukan. Di saat Sang Pemberi Rizki memanggil
banyak hambaNya, hanya sedikit yang datang memenuhi seruannya.
Bahkan bisa dihitung dengan jari.
Namun balasan bagi mereka yang memenuhi seruannya sangatlah dahsyat, dan
balasannya sangat luar biasa!
Shalat tahajud juga mampu
memberatkan lisan seseorang, sehingga perkataannya lebih mudah dipercaya dan
mampu mempengaruhi banyak orang.
“Hai orang yang berselimut (Muhammad),
bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu)
seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. Atau lebih dari seperdua
itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan
menurunkan kapadamu perkataan yang berat.” (QS Al Muzzammil: 1-6)
Shalat tahajud yang dahsyat adalah
shalat tahajud yang Anda rutinkan. Anda bisa memulainya dengan mudah, mulailah
shalat tahajud tepat beberapa menit sebelum shalat subuh. Anggap sebagai
latihan. Kemudian jika Anda sudah terbiasa mulailah shalat tahajud tepat
sepertiga malam, atau setengahnya, kira kira pukul 1-3 malam. Rutinkanlah! Dan
saya berani memberikan jaminan kepada Anda jika Anda merutinkan ini selama 1
bulan penuh, maka nasib Anda langsung berubah, ga pake lama!! Ingat syarat S
yang pertama (yaitu Syukur) harus Anda lakukan terlebih dahulu.
Siap???
Penutup
Amalan yang sederhana ini saya
harap mampu segera Anda amalkan dan ajarkan kepada sahabat-sahabat Anda atau
orang yang Anda kasihi. Karena sesungguhnya seseorang yang berilmu tidak akan
mendapatkan manfaat apa-apa sebelum mempraktikkan ilmu yang ia kuasai sekaligus
membagikannya (mengajarkannya) kepada banyak orang lain.Saya harap tulisan ini
dapat memberikan manfaat bagi Anda, dan banyak orang lain di luar sana. Semoga
Sang Pemberi Rezeki selalu melimpahkan kita semua rezeki yang halal dan
berlimpah.Sampai jumpa lagi di puncak kesuksesan.
Alamat email: nawiersappo@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar